Buka strategi social media yang lebih baik dengan alat analytics LinkedIn premium dari Socialinsider. Dapatkan insights real-time dan tingkatkan rencana pemasaran LinkedIn kamu

Alat social media analytics berkinerja tinggi untuk brand dan bisnis.
LinkedIn KPI
Pantau metrik utama LinkedIn seperti engagement, impressions, klik postingan, tampilan video, dan masih banyak lagi. Dapatkan insight untuk kampanye LinkedIn kamu dan tiru ide konten yang sukses. Manfaatkan alat analytics LinkedIn yang kuat untuk mengotomatiskan laporan dan hemat waktu.

Analytics postingan LinkedIn
Temukan postinganmu dengan performa terbaik lewat analytics konten LinkedIn. Tingkatkan strategi LinkedIn dengan analytics lanjutan yang memperlihatkan format dan pesan konten favorit audiensmu.

Grady Andersen, Founder at pavdy

Insights audiens LinkedIn
Lacak insights audiens LinkedIn penting seperti jabatan follower, industri, dan ukuran perusahaan yang membantu kamu membentuk strategi yang lebih baik. Temukan pasar tempat brand kamu paling menonjol untuk membuat kampanye tertarget dan tingkatkan eksposur brand kamu.

Analisis lintas channel
Bandingkan analytics LinkedIn kamu dengan akun social media lain lewat analisis lintas channel. Lakukan analisis LinkedIn untuk temukan area yang bisa ditingkatkan dan jenis postingan yang bisa bantu kamu meningkatkan metrik.

Layanan pelanggan juga jadi salah satu fitur favoritku. Kalian luar biasa. Tim kamu sangat responsif, ramah, dan selalu membantu. Ini hal yang langka.
Caitlin Duffy | Roisin Consulting


Socialinsider membantu kamu memahami apakah performa kamu meningkat atau menurun, terutama jika dibandingkan dengan akun lain yang kamu ikuti.
Declan Seachoy | Trades Union Congress


Socialinsider memungkinkan kamu menganalisis pesaing untuk mendapatkan insights tentang performa dibandingkan pasar.
Victor Mukubvu | Mitsubishi Electric


Analisis sentimen untuk hashtag Instagram luar biasa. Dashboard listening social media baru ini membantuku dalam perencanaan jangka panjang.
Giuseppe Veturi | Havas Media Network


Kami menggunakan dashboard analytics social media ini untuk semua 40 klien social media kami. Kamu bisa melihat semua data performa di satu tempat saja.
Arnold Vieriu | Tribal Worldwide


Dengan Socialinsider, tim kami jadi lebih efisien. Kamu tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengumpulkan data social media. Sekarang, kamu bisa fokus pada insights dan analisis.
Yana Bushmeleva | Fashionbi


Kami menggunakan Socialinsider untuk insights social media harian. Pakai jika kamu ingin memetakan perubahan strategi sederhana atau meninjau performa beberapa postingan tertentu.
Nick Radclyffe | CEO di Hype Lab


Rata-rata, membuat laporan social media untuk sebuah brand hanya butuh 1 sampai 2 jam dengan Socialinsider. Sebelumnya, kamu butuh satu hari penuh hanya untuk mengumpulkan datanya.
Dorra Lunet | Hanging Gardens Agency


Socialinsider telah menghemat lebih dari $16k per tahun untuk kami. Platform ini membantu kamu menghemat waktu saat membuat laporan bulanan dan analisis jangka panjang yang kompleks.
Mohamed El-Daly | Create Media


Layanan pelanggan juga jadi salah satu fitur favoritku. Kalian luar biasa. Tim kamu sangat responsif, ramah, dan selalu membantu. Ini hal yang langka.
Caitlin Duffy | Roisin Consulting


Socialinsider membantu kamu memahami apakah performa kamu meningkat atau menurun, terutama jika dibandingkan dengan akun lain yang kamu ikuti.
Declan Seachoy | Trades Union Congress


Socialinsider memungkinkan kamu menganalisis pesaing untuk mendapatkan insights tentang performa dibandingkan pasar.
Victor Mukubvu | Mitsubishi Electric


Analisis sentimen untuk hashtag Instagram luar biasa. Dashboard listening social media baru ini membantuku dalam perencanaan jangka panjang.
Giuseppe Veturi | Havas Media Network


Kami menggunakan dashboard analytics social media ini untuk semua 40 klien social media kami. Kamu bisa melihat semua data performa di satu tempat saja.
Arnold Vieriu | Tribal Worldwide


Dengan Socialinsider, tim kami jadi lebih efisien. Kamu tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengumpulkan data social media. Sekarang, kamu bisa fokus pada insights dan analisis.
Yana Bushmeleva | Fashionbi


Kami menggunakan Socialinsider untuk insights social media harian. Pakai jika kamu ingin memetakan perubahan strategi sederhana atau meninjau performa beberapa postingan tertentu.
Nick Radclyffe | CEO di Hype Lab


Rata-rata, membuat laporan social media untuk sebuah brand hanya butuh 1 sampai 2 jam dengan Socialinsider. Sebelumnya, kamu butuh satu hari penuh hanya untuk mengumpulkan datanya.
Dorra Lunet | Hanging Gardens Agency


Socialinsider telah menghemat lebih dari $16k per tahun untuk kami. Platform ini membantu kamu menghemat waktu saat membuat laporan bulanan dan analisis jangka panjang yang kompleks.
Mohamed El-Daly | Create Media


Analitik social media dan alat analisis pesaing Socialinsider memungkinkan kamu mengukur performa social media, melakukan audit, dan membandingkan performa.
Mulai dengan membuat akun percobaan di Socialinsider
Hubungkan profil yang kamu kelola.
Dapatkan semua metrik engagement untuk akun bisnis LinkedIn mana pun
Analisis data postingan lama
Lakukan analisis lintas channel untuk mengukur performa LinkedIn kamu.

Punya pertanyaan? Kami punya jawabannya.
LinkedIn analytics adalah data dan insights yang menunjukkan bagaimana performa halaman LinkedIn perusahaan kamu. LinkedIn analytics milik kamu mencakup metrik seputar audiens, konten, reach, kampanye iklan, dan banyak lagi.
Beberapa metrik spesifik yang bisa kamu lihat dari LinkedIn analytics meliputi:
Kamu juga bisa melacak pertumbuhan dan performa lewat grafik, sehingga bisa melihat apakah jumlah follower, performa postingan, dan KPI lain meningkat dari waktu ke waktu.
Dengan memperhatikan LinkedIn analytics, kamu bisa memastikan halaman terus berkembang, postingan kamu sesuai dengan audiens, dan strategi LinkedIn marketing kamu berjalan efektif.
Jadi, ini pertanyaan besarnya: Kenapa kamu perlu melacak analytics LinkedIn kamu?
Kenapa analytics penting?
Apa yang bisa analytics tawarkan ke tim marketing kamu hingga benar-benar bisa memberi perbedaan?
Ada empat manfaat besar yang bisa kamu dapatkan dengan memantau analytics di LinkedIn.
Analytics LinkedIn memberi kamu akses ke data tentang pengunjung halaman (orang yang mampir ke halaman perusahaan kamu) dan followers kamu (orang yang benar-benar mengikuti halaman perusahaan).
Beberapa data yang bisa kamu dapatkan antara lain:
Ini membantu kamu memahami siapa audiens kamu sebenarnya, sekaligus memastikan kamu menargetkan orang yang tepat.
Misalnya, jika target audiens produk bisnis kamu adalah para founder B2B, namun sebagian besar followers kamu justru pegawai level awal, berarti kamu harus mengubah pesanmu agar menarik audiens berbeda.
Setelah kamu menargetkan persona social media yang tepat, kamu bisa gunakan data demografis audiens untuk lebih memahami siapa mereka dan memakai performa postingan untuk mengukur tipe konten apa yang paling cocok buat mereka.
Data ini memberi kamu insight jelas tentang siapa audiens kamu sebenarnya dan apa yang ingin mereka lihat dari bisnismu.
Analytics halaman perusahaan LinkedIn menjaga kamu tetap update soal performa postingan. Mulai dari reach, impressions, reaksi, komentar, berbagi, dan lainnya. Perhatikan berapa orang yang melihat dan berinteraksi dengan konten kamu supaya kamu tahu tipe postingan mana yang paling cocok untuk audiens kamu.
Kamu bisa bikin beragam tipe postingan di LinkedIn. Contohnya:
Bisa nggak kamu lihat pola tertentu dari analytics postingan LinkedIn kamu? Mana yang lebih sering menyentuh audiens luas dan menghasilkan engagement lebih tinggi?
Dengan memasukkan lebih banyak konten tipe itu ke strategimu, kamu bisa terus tumbuh, meningkatkan strategi konten, dan memperbesar reach, engagement, serta ROI di LinkedIn.
Pada akhirnya, manfaat terbesar dan alasan utama kamu harus melacak analytics LinkedIn adalah untuk membantu kamu menghasilkan ROI, atau return on investment, yang lebih tinggi.
Bayangkan begini. Kalau kamu nggak melacak metrik untuk postingan organik dan sponsor buat melihat performanya, kamu nggak akan tahu apakah kamu sudah dapat respons yang diharapkan. Kalau kamu sendiri nggak tahu respons audiensmu, artinya kamu hanya menyebarkan konten tanpa tahu apakah itu benar-benar bikin orang tertarik sama bisnismu.
Pada akhirnya, tujuan utama dari semua LinkedIn marketing ini adalah menjangkau audiens target dan mengubah mereka jadi pelanggan berbayar. Kamu butuh mengawasi performa postingan kalau mau dapat ROI positif. Dan kamu perlu menyesuaikan serta adaptasi strategi sesuai performa posting kalau mau terus tingkatkan ROI.
Ada dua cara utama untuk mendapatkan data analytics LinkedIn untuk halaman perusahaan kamu. Kami akan memandu kamu melalui masing-masing cara.
Pertama, LinkedIn menyediakan analytics bawaan untuk kamu cek. Statistik dasar ini membantu kamu memahami performa awal halaman perusahaan kamu.
Untuk mengakses analytics LinkedIn langsung di LinkedIn, buka halaman perusahaan kamu dan lihat bagian Dashboard.
Ringkasan dashboard kamu menampilkan detail seperti:
Dashboard Analytics kamu membagi data halaman LinkedIn menjadi beberapa bagian seperti:
Banyak perusahaan puas dengan tingkat analytics yang mereka dapat dari halaman LinkedIn mereka. Tapi, ada cara lain untuk mendapatkan analytics yang lebih detail kalau kamu ingin menggali lebih dalam.
Kalau kamu ingin analisis yang lebih mendalam tentang LinkedIn, gunakan bantuan platform analytics pihak ketiga. Socialinsider adalah solusi yang tepat.
Mulailah dengan membuat akun Socialinsider—kalau kamu belum punya. Login dan sambungkan halaman LinkedIn kamu agar bisa melihat data di dashboard Socialinsider.
Untuk melakukannya, klik Connect social accounts di bagian atas dashboard beranda kamu. Setelah itu login dengan data LinkedIn supaya kamu bisa mendapatkan akses analytics media sosial lengkap di Socialinsider.
Analytics LinkedIn yang kamu dapatkan lewat Socialinsider antara lain:
Kamu juga bisa unduh semua laporan analytics LinkedIn ini dengan klik Download di kanan atas untuk membagikan analytics halaman LinkedIn kepada tim lainnya. Format yang tersedia: CSV, PPT, PDF, dan XLS. Kamu juga bisa impor data LinkedIn ke Google’s Looker Studio.
Ada beberapa metrik LinkedIn yang perlu kamu pantau agar benar-benar memahami bagaimana performa kontenmu dan apakah ada perubahan yang perlu kamu lakukan pada aktivitas LinkedIn atau strategi keseluruhanmu.
Menemukan metrik konten LinkedIn terbaik untuk dipantau akan membantumu menentukan apakah strategimu sudah berjalan efektif. Ada beberapa kategori analytics yang akan membantumu memahami berbagai hal—mulai dari performa konten, siapa audiensmu, dan lainnya.
Kategori-kategori itu antara lain:
Mari kita telusuri berbagai analytics profil LinkedIn yang sebaiknya kamu pantau, dibagi berdasarkan kategori.
Content analytics LinkedIn merujuk pada performa postingan LinkedIn-mu—baik secara individual maupun keseluruhan. Strategi marketing LinkedIn kamu sangat bergantung pada performa konten organik, jadi ada banyak metrik dan KPI yang harus kamu lacak di sini.
Untungnya, Socialinsider bisa sangat membantumu. Berikut beberapa metrik LinkedIn terpenting yang wajib dipantau—semua tersedia langsung di dashboard Socialinsider-mu.
Reach adalah jumlah orang yang telah melihat konten LinkedIn kamu. Ini adalah jumlah pemirsa unik setiap postingan LinkedIn.
Memahami berapa banyak orang yang melihat setiap postingan membuat kamu tahu bagaimana performa kontenmu di mata algoritma LinkedIn. Idealnya, reach per postingan sebanding atau bahkan melebihi total follower akun LinkedIn kamu.
Catatan: Jika kamu mengecek metrik ini di dashboard analytics LinkedIn native, metriknya dinamai "unique impressions" bukan reach.
Impressions menunjukkan berapa kali postinganmu telah dilihat. Angkanya bisa lebih besar dari reach karena ini menghitung semua tampilan, bukan hanya individu unik. Misal, jika seseorang melihat postinganmu dua kali, itu dihitung satu untuk reach, tapi dua untuk impressions.
Kamu ingin impressions lebih tinggi dari reach karena artinya orang bolak-balik melihat kontenmu—tanda bagus mereka tertarik dengan apa yang kamu bagikan.
Engagement adalah jumlah interaksi yang terjadi pada kontenmu. Di LinkedIn, interaksi ini termasuk:
Kalau kamu sering posting tapi tidak mendapat engagement, berarti sudah waktunya mengatur ulang strategi kontenmu. Mungkin postinganmu kurang menarik sehingga orang tidak memberi reaksi atau komentar. Cobalah berbagai tipe konten sampai kamu berhasil menarik engagement.
Clicks adalah berapa kali seseorang mengklik postingan LinkedIn-mu. Bisa berupa klik pada tautan, klik untuk membaca lebih lanjut, klik ke halaman perusahaan, atau klik pada dokumen yang kamu bagikan.
Di Socialinsider, kamu bisa melihat data engagement dengan atau tanpa clicks. Ini karena data clicks hanya tersedia ketika kamu menghubungkan akun LinkedIn resmi yang kamu kelola.
Cara ini membuat perbandingan metrik engagement menjadi lebih akurat. Bandingkan engagement rate tanpa clicks dengan kompetitor, dan gunakan data engagement rate dengan clicks untuk keperluan internal.
Di LinkedIn, reactions adalah beberapa cara orang merespon sebuah postingan. Awalnya hanya “likes”, sekarang bertambah menjadi:
Meski banyak yang hanya memilih "like", pilihan reaksi lain memberimu informasi soal perasaan audiens terhadap konten. Memberi reaksi selain "like" juga butuh lebih banyak perhatian—tandanya mereka benar-benar memperhatikan postinganmu.
Comments tentu menunjukkan berapa orang berkomentar di postingan LinkedIn kamu. Kamu ingin jumlah ini terus meningkat seiring berkembangnya akun LinkedIn-mu.
Cara efektif meningkatkan komentar adalah mengakhiri postingan dengan pertanyaan. Mulai diskusi seputar topik postingan agar audiens lebih aktif berinteraksi.
Reposts (atau shares) adalah jumlah berapa kali sebuah postingan dibagikan atau di-repost ke profil atau halaman perusahaan lain. Semakin sering kontenmu di-repost, semakin luas audiens yang bisa dijangkau—jadi tingkatkan reposts-mu.
Mulai dengan meminta karyawan membagikan konten (ini dibahas lebih lanjut di bagian employee advocacy analytics), dan terus buat konten yang disukai audiens.
Engagement rate dihitung dengan membagi total engagement dengan total followers, total reach, atau total impressions (dikalikan 100 dalam bentuk persen). Kamu bisa melihat ketiga versi perhitungan engagement rate ini di dashboard Socialinsider untuk mengetahui seberapa aktif audiensmu.
Di bagian Posts pada dashboard Socialinsider, kamu bisa melihat daftar postingan paling top berdasarkan engagement. Kamu juga bisa filter tampilan berdasarkan:
Kembali lagi, temukan pola apakah jenis postingan tertentu selalu ada di urutan teratas, apapun metode penyortirannya.
Di tab Impressions pada insights Socialinsider, kamu bisa melihat bagan batang Post types by impressions. Ini menunjukkan jenis postingan (misal: share tautan, gambar, video, polling, dokumen native, teks, carousel) mana yang mendapat paling banyak impressions, supaya kamu bisa buat lebih banyak tipe itu.
Di tab Engagement dalam Socialinsider, scroll sampai bagian metrik video—dan temukan metrik penting: video views.
Video views menunjukkan berapa kali video kamu telah ditonton. Ingat, di LinkedIn satu video view dihitung jika sudah dilihat minimal tiga detik. Jika satu orang menonton lebih dari sekali, semuanya tetap dihitung.
Kamu juga bisa melihat metrik lain seperti:
Content pillars adalah topik utama yang menjadi fokus konten bisnis kamu. Di Socialinsider, tagging postingan dalam kampanye berdasarkan content pillar sangat mudah. Lakukan ini di tab Campaigns di dashboard-mu.
Kamu jadi tahu pilar konten mana yang punya performa terbaik. Bisa jadi ada topik tertentu lebih cocok di LinkedIn, sedangkan topik lain lebih cocok di platform lain. Sesuaikan strategimu berdasarkan hasil insights tersebut.
Selanjutnya, coba telusuri visitor analytics untuk mengetahui siapa saja yang mengunjungi page LinkedIn perusahaanmu. Temukan metrik ini di dashboard analytics LinkedIn native.
Mari kita bahas setiap bagian dari visitor metrics LinkedIn agar kamu paham data apa saja yang tersedia—dan apa maknanya untuk strategimu.
Visitor highlights memberikan tiga insights utama:
Bagian highlights ini memberikan gambaran singkat performa halaman perusahaan kamu.
Bagian ini menampilkan metrik pengunjung berdasarkan trafik halaman. Sesuaikan filter waktu sesuai kebutuhan, dan lihat grafik berubah sesuai permintaan. Juga bisa lihat berapa orang mengecek berbagai bagian page, jumlah page views, serta unique visitors (lagi).
Di sini, kamu akan mengerti tipe orang yang rutin mengunjungi page perusahaanmu berdasarkan data demografi profil mereka.
Temukan detail seperti:
Ini memungkinkanmu menilai apakah konten kamu sudah menyasar audiens yang tepat.
Life pages adalah halaman khusus untuk membagikan budaya perusahaan ke para pencari kerja di LinkedIn. Kamu bisa bahas lebih detail aktivitas perusahaan dan siapa saja yang bekerja di sana. Cara ampuh menarik talenta saat masa rekrutmen.
Selain itu kamu bisa mendapatkan insights spesifik tentang performa life page di tab Visitors. Temukan metrik seperti total pengunjung maupun kunjungan unik, pastikan orang benar-benar melihat konten yang kamu tampilkan di life page.
Tab ketiga pada dashboard analytics LinkedIn native menginformasikan semua tentang orang-orang yang menekan tombol Follow dan kini jadi follower halaman perusahaanmu.
Sekarang, kita bahas metrik follower yang bisa kamu temukan di alat analytics LinkedIn.
Dapatkan insights ringkas soal follower LinkedIn di bagian highlights. Temukan data berikut:
Pada bagian ini, ada grafik garis pertumbuhan follower dari waktu ke waktu. Grafik ini akan menunjukkan momen pertumbuhan maupun penurunan, namun sebaiknya trennya tetap meningkat seiring waktu.
Bagian ini mirip dengan visitor demographics. Temukan siapa saja yang mengikuti kamu berdasarkan data demografi LinkedIn mereka. Kamu bisa melihat info:
Bagian ini menampilkan daftar follower halaman perusahaan lengkap dengan detail tertentu serta kapan mereka mengikuti page, diurutkan berdasarkan waktu paling baru.
LinkedIn sebagai platform jejaring profesional tentu menyediakan fitur untuk menghasilkan leads. Ada laporan analytics khusus untuk memantau performa lead generation kamu.
Pada bagian ini, kamu bisa melihat setiap campaign lead generation yang dijalankan, waktu pembuatan, status saat ini, dan berapa banyak leads yang didapat. Kemudian, kamu bisa unduh file semua leads dan tambahkan ke CRM untuk mulai nurturing.
Jika perusahaanmu sudah mulai membuat newsletter LinkedIn, pastikan perhatian pada bagian ini di platform analytics LinkedIn—kamu jadi tahu performa newsletter-mu.
Sekarang, kita telusuri bagian-bagian pada laporan newsletter analytics LinkedIn.
Lihat tren newsletter kamu dalam periode waktu tertentu. Metrik utama yang bisa kamu dapatkan di sini:
Lihat juga grafik garis agar perkembangan subscriber mudah terlihat.
Di sini, kamu mendapat metrik penting dari newsletter-mu, contohnya:
Filter subscriber berdasarkan data berikut:
Lihat subscriber urut dari yang terbaru. Kamu bisa melihat ringkasan profil mereka, seperti jabatan dan level koneksi.
Selanjutnya, akses competitor analytics untuk LinkedIn. Kamu perlu menambah beberapa halaman sebagai pembanding performa dengan perusahaanmu sendiri.
Setelah itu, kamu mendapat akses ke beberapa section baru untuk memantau pertumbuhanmu vs kompetitor.
Lihat berapa banyak post yang kamu bagikan dibanding kompetitor dalam 30 hari terakhir, juga bandingkan engagement rate masing-masing.
Cek posisi kamu dalam meraih follower baru dibanding kompetitor selama 30 hari terakhir lewat grafik ini.
Lihat peringkat total engagement dan jumlah postingan organik kamu dibanding kompetitor melalui bagian ini.
Bagian ini menunjukkan metrik employee advocacy yang perlu diukur agar kamu tahu seberapa aktif karyawanmu di platform. LinkedIn berfokus pada profesionalisme, jadi banyak karyawan menggunakan platform ini untuk mempromosikan atau menyebut brand tempat mereka bekerja.
Ini disebut employee advocacy—saat anggota timmu secara aktif mengkampanyekan perusahaan—cara jitu memperluas audiens dan meningkatkan leads serta penjualan.
Kalau kamu ingin menjalankan kampanye employee advocacy, manfaatkan bagian ini. Dapatkan detail seperti:
Ada banyak metrik berbeda yang bisa kamu pantau di sini, tergantung tujuan program employee advocacy kamu.
Salah satu fitur pelaporan terbaik di platform ini adalah kemampuan untuk melihat analytics postingan LinkedIn secara individual. Bagian ini terdapat di bagian engagement Konten dalam Content analytics pada platform LinkedIn.
Di sana, kamu bisa melihat data engagement untuk setiap postingan, disajikan dalam grafik yang rapi. Kamu akan melihat informasi seperti berikut:
Namun, kamu juga bisa menemukan semua informasi tersebut dan lebih banyak lagi di dashboard Socialinsider kamu. Pergi ke bagian Postingan, lalu klik teks Lihat Analytics di bagian bawah setiap postingan untuk mendapatkan laporan analytics LinkedIn yang lebih mendalam tentang masing-masing konten kamu.
Di sini, kamu akan mendapatkan detail seperti:
Selain itu, bagian postingan di Socialinsider memungkinkan kamu mengurutkan postingan untuk menemukan yang performanya paling baik berdasarkan berbagai metrik, seperti engagement, tingkat engagement, klik, dan lainnya.
Cara ini memudahkan kamu melihat urutan postingan dengan performa terbaik, serta klik untuk mendapatkan detail lebih lengkap dari masing-masing postingan.
Perlu menganalisis analytics tapi bingung cara membaca laporanmu? Yuk, bahas cara melakukan analisis LinkedIn agar kamu benar-benar paham apa yang metrikmu tunjukkan.
Mulai dulu dengan pelacakan performa. Langkah ini akan menampilkan metrik utama seputar performa masing-masing postingan dan analytics LinkedIn secara keseluruhan.
Misalnya, kamu bisa melihat:
Setelah itu, lanjut ke demografi audiens. Lihat data seperti:
Banyak orang menganggap jumlah follower hanya metrik vanity (hanya untuk pamer), tapi pertumbuhan tetap penting karena menunjukkan berapa banyak orang yang benar-benar peduli pada bisnismu atau kontenmu.
Selanjutnya, lihat beberapa ide optimasi konten. Kamu sudah meninjau metrik penting saat melacak performa. Itu bisa memberimu gambaran tentang hal-hal berikut:
Setelah itu, pertimbangkan anggaran iklan LinkedIn kamu. Ada postingan yang ingin kamu boost supaya reach dan engagement-nya makin tinggi? Boosting konten yang sudah performanya bagus bisa membuatnya menjangkau audiens lebih besar lagi.
Terakhir, cek penyesuaian strategimu secara menyeluruh. Apakah kamu sudah menjangkau audiens yang tepat? Kalau belum, gimana kamu bisa pivot supaya kontenmu benar-benar sampai ke target yang diinginkan?
Semua informasi ini akan membantumu memahami performa LinkedIn, membaca data dengan benar, dan membuka langkah konkret untuk berkembang.
Ada dua cara untuk mengekspor laporan performa LinkedIn kamu. Kamu bisa melakukannya langsung di dashboard LinkedIn atau menggunakan alat pelaporan pihak ketiga. Seperti Socialinsider, tentunya.
Untuk mengekspor data LinkedIn langsung dari sumbernya, buka dashboard analytics LinkedIn kamu. Pilih laporan yang ingin kamu ekspor—Konten, Pengunjung, Pengikut, Kompetitor, Leads, atau Employee Advocacy—lalu klik tab yang sesuai.
Setelah itu, cukup klik tombol Export di pojok kanan atas dashboard. Pilih rentang waktu yang tepat (misalnya minggu lalu, bulan ini, atau kuartal terakhir) dan selesaikan ekspor kamu.
Kamu akan bisa mengunduh laporan dalam file XLS, supaya bisa dibuka dan diedit di Microsoft Excel.
Tapi, seperti yang sudah disebutkan, kamu juga bisa ekspor data LinkedIn menggunakan alat analytics social media yang kuat seperti Socialinsider. Mulai dengan masuk ke akunmu dan buka dashboard analytics profil LinkedIn kamu.
Kamu bisa ekspor semua laporan individual yang tersedia—Summary, Konten, Engagement, Reach, Impressions, Audience, Postingan, Compare, atau Kampanye. Pertama, pilih periode waktu yang ingin kamu bagikan. Lalu klik tombol Download di pojok kanan atas dashboard laporan.
Kemudian pilih apakah kamu mau unduh laporan dalam format XLS (Microsoft Excel), PDF (dokumen), atau PPT (Microsoft PowerPoint).
Siapkan halaman Summary dengan semua metrik utama yang ingin kamu pantau, lalu ekspor sebagai file PDF. Ini cara paling mudah untuk menggabungkan laporan performa LinkedIn kamu. Dengan begitu, kamu atau tim tidak perlu kerja ekstra—summary sudah berisi semua yang kamu butuhkan, tinggal ekspor sebentar sebelum siap dipresentasikan.
Mau tahu bagaimana performa profil LinkedIn pribadimu? Kamu juga bisa cek langsung di LinkedIn! Ingat, kamu tidak bisa menggunakan alat pelaporan pihak ketiga untuk melihat analytics LinkedIn personal, tapi kamu tetap bisa mendapatkan gambaran umum melalui fitur LinkedIn.
Buka profil LinkedIn-mu, lalu gulir ke bawah sampai kamu menemukan bagian Analytics. Dari profil, kamu bisa langsung lihat jumlah tampilan profil, impressions postingan, dan kemunculan profil di hasil pencarian selama seminggu terakhir.
Klik Show all analytics untuk melihat lebih detail.
Dalam analytics profil LinkedIn-mu, kamu bisa menemukan insights seperti:
Kamu juga bisa memantau tugas yang disarankan agar profil tetap aktif serta alat kreator yang bisa kamu akses.
Pahami performa halaman LinkedIn kamu, temukan industri asal pengikutmu, dan analisis metrik LinkedIn teratas.