Bagaimana WPP Media menutup celah data TikTok dan memperkuat analisis kompetitif

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

WPP Media is a global media and marketing organization within WPP, working with some of the world’s largest brands to deliver data-driven media strategy, social intelligence, and creative performance across channels.

Beroperasi di lanskap yang bergerak cepat dan digerakkan platform, tim di WPP Media butuh data social media lintas platform yang andal—terutama insights kompetitif dan TikTok—untuk mendukung pitch, strategi influencer, serta pengambilan keputusan klien jangka panjang.

David Ahlstrom, Head of Innovation at GroupM (now WPP Media), shared how Socialinsider helped his team close critical TikTok data gaps, strengthen competitive analysis, and bring more structure and fact-based clarity to social strategy, new business pitches, and client conversations.

Tantangan

  • Analytics TikTok terbatas, terutama di pasar yang lebih kecil
  • Ada celah dalam data performa pesaing dan historis
  • Sulit mendukung pitch dan strategi dengan percaya diri

Before adopting Socialinsider, David and his team relied heavily on tools like Brandwatch to support influencer analysis, publishing, and high-level reporting. However, as TikTok became a growing part of their clients’ social strategies, major gaps started to appear—especially in TikTok analyticsdan visibilitas kompetitif, particularly in smaller markets like Ireland.

“Masalah besarnya... mereka terbatas di Irlandia di TikTok dan itu mungkin memang celah dalam pengetahuan kami.”

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Ketika permintaan klien meningkat, tim butuh jawaban lebih jelas untuk pertanyaan seperti: Apa yang dilakukan pesaing dengan baik? Apa yang benar-benar mendorong engagement? Dan bagaimana performa dari waktu ke waktu—bukan hanya kemenangan sesaat? Alat yang ada kesulitan memberikan insights ini secara praktis dan mudah digunakan.

“Kami sebenarnya kehilangan salah satu channel social media yang sebelumnya belum kami miliki.”

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Tanpa data TikTok dan kompetitif yang andal, lebih sulit mendukung presentasi, memvalidasi rekomendasi strategi, dan memberikan saran dengan percaya diri kepada klien.


Keunggulan kompetitif bersama Socialinsider

  • Analisis kompetitif TikTok dan lintas platform yang mendalam
  • Antarmuka intuitif dan cepat untuk insights instan
  • Perbandingan performa dan konten yang jelas berbasis waktu

Socialinsider langsung menonjol dengan analitik TikTok mendalam dan antarmuka yang intuitif serta mudah digunakan. Selama masa percobaan, David langsung bisa mengerjakan proyek klien nyata—memakai platform ini untuk menjalankan analisis kompetitif secara langsung untuk sebuah brand ritel besar.

"Ini langsung menarik perhatian karena fitur TikTok-nya… Aku bisa mendapatkan informasi yang sebelumnya belum pernah aku punya."

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Platform ini memudahkan kamu menganalisis kompetitor dari waktu ke waktu, menemukan pola engagement yang lebih dari sekadar postingan viral sekali saja, dan menilai performa konten secara visual di berbagai platform.

"Kamu bisa melihat sepanjang periode waktu dan mendapat gambaran nyata seberapa interaktif suatu channel sebenarnya."

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Socialinsider also enabled the team to extract clear insights quickly—making it practical to use not just for reporting, but for pitch bisnis baru,analisis influencer, dan perencanaan strategis.

“Socialinsider sangat intuitif, sangat mudah digunakan. Aku langsung melihat manfaat praktisnya.”

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Hasil

  • Pitch bisnis baru lebih kuat dan pertahankan klien
  • Strategi berbasis fakta, bukan opini
  • Analisis kompetitif berbayar yang membuktikan nilai alat ini

With Socialinsider in place, the team gained a reliable way to support bisnis baru, retensi klien, dan proyek analisis kompetitif berbayar—all using data that leadership and clients could trust.

"Kami telah menggunakan Socialinsider untuk presentasi... dan ini menjadi faktor penentu dalam memenangkan bisnis."

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Socialinsider membantu mengubah percakapan dari opini dan perasaan menjadi diskusi berbasis fakta. Gunakan data historis untuk menantang asumsi dan mengarahkan keputusan konten yang lebih cerdas.

“Ini membantu kamu merumuskan strategi social media berdasarkan fakta, bukan perasaan orang.”

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Beyond strategy, the tool also proved its value commercially—supporting paid competitive audits and ensuring software costs were justified and recoverable.

“Kami bahkan mendapat klien yang mau membayar untuk penggunaan alat ini… kemenangan bisnis, retensi, dan pekerjaan klien menutup biayanya.”

David Ahlstrom, Head of Innovation di GroupM (sekarang WPP Media)

Akhirnya, Socialinsider menjadi alat analytics mendasar—membantu tim menganalisis performa TikTok dan kompetitor dengan percaya diri, bergerak lebih cepat dalam pitch, serta memberikan insights yang lebih jelas dan bisa langsung digunakan untuk klien.

Info Perusahaan & Kantor Pusat

Perusahaan: WPP Media
Industri: Layanan Periklanan
Kantor Pusat: New York, NY

Analisis pesaing kamu dalam hitungan detik

Lacak dan analisis pesaing kamu, lalu dapatkan metrik social media terbaik dan lainnya!

Siap meningkatkan strategi social media kamu dengan insights real-time?

Dapatkan insights strategis. Analisis performa social media di semua channel. Bandingkan metrik dari periode berbeda dan unduh laporan dalam hitungan detik.