Perbandingan Head-to-Head YouTube Gratis

Pahami strategi social media kompetitormu agar kamu bisa mengungguli mereka

Executive Summary

🏆 Higher Engagement

Disney leads with an impressive 0.13% engagement rate (compared to HBO's 0.03%), which highlights Disney's superior audience interaction.

💖 More Likes

Disney receives an average of 8,317 likes per post, significantly surpassing HBO's 751.71 likes, showcasing their larger follower base and higher passive engagement.

💬 Comment Leaders.

Disney fosters more discussions with an average of 137.84 comments compared to HBO's 35.39, indicating a greater level of content-driven conversations.

Top Performing Posts

Profile picture HBO
Videolike
Video iconPost image
Jayne Mansfield was a Hollywood legend. Mariska Ha... see more
Jun 3, 2025
3.0M followers
Tingkat engagement
0.27like
Profile picture HBO
Videolike
Video iconPost image
Death can make you a killing. A funeral empire bui... see more
May 19, 2025
3.0M followers
Tingkat engagement
0.174like
Profile picture Disney
Videolike
Video iconPost image
NOW PLAYING in theaters! Fandango.com/LiloandStitc... see more
May 23, 2025
6.3M followers
Tingkat engagement
1.496like
Profile picture Disney
Videolike
Video iconPost image
See #LiloAndStitch, now playing only in theaters! ... see more
May 21, 2025
6.3M followers
Tingkat engagement
1.157like

Analysis

Rata-rata Postingan/ Hari logo

Rata-rata Postingan/ Hari

Mengukur seberapa sering akun rata-rata memposting konten baru. Semakin sering kamu posting, visibilitas meningkat. Tapi hati-hati, terlalu sering bisa membuat follower lelah.

Rata-rata engagement logo

Rata-rata engagement

Menampilkan rata-rata engagement yang didapat pada sebuah postingan melalui likes dan komentar. Angka lebih tinggi berarti konten kamu semakin menarik.

Rata-rata tampilan logo

Rata-rata tampilan

Menampilkan rata-rata jumlah tampilan yang diterima setiap postingan, menunjukkan seberapa baik konten menarik penonton awal.

Total Pengikut logo

Total Pengikut

Mewakili ukuran audiens akun dan potensi reach. Semakin banyak pengikut, semakin luas distribusi. Tapi ini tidak menjamin engagement.

*Analisis ini hanya menggunakan data selama 30 hari terakhir.

Perlu buktikan performa YouTube dengan data nyata? Coba uji coba GRATIS 14 hari dan akses data analytics YouTube untuk benchmarking, bandingkan, dan buat laporan dengan percaya diri

Bandingkan Performa YouTube

Cara melakukan benchmarking performa YouTube kamu dengan Socialinsider

Analytics social media dari Socialinsider memudahkan kamu mengukur dan membandingkan performa social media dengan kompetitor dan pelaku industri lain.

Step 1

Mulai dengan membuat akun percobaan.

Step 2

Hubungkan profil yang kamu kelola dan milik kompetitor

Step 3

Pilih rentang waktu yang ingin kamu analisis.

Step 4

Lihat bagaimana performamu dibandingkan pesaing.

Media sosial

Analisis performa YouTube kamu

Analisis dan lacak metrik YouTube kamu dengan mudah. Lakukan audit dan bandingkan dengan kompetitor YouTube menggunakan Socialinsider.

Pertanyaan umum tentang perbandingan YouTube

Punya pertanyaan? Kami punya jawabannya.

Bagaimana kamu bisa membandingkan lonjakan pertumbuhan subscriber di dua channel untuk memahami video mana yang mendorong pertumbuhan mereka?

Untuk membandingkan lonjakan pertumbuhan subscriber antara channel YouTube, kamu perlu menghubungkan data analytics channel dengan performa konten dari waktu ke waktu. Mulailah dengan melihat riwayat subscriber keduanya, lalu identifikasi momen saat ada kenaikan jelas dalam jumlah subscriber. Lonjakan pertumbuhan ini biasanya langsung mengarah ke video atau kampanye yang sangat sukses.

Setelah kamu mengetahui waktu terjadinya lonjakan subscriber, perhatikan video apa saja yang dipublikasikan sekitar tanggal tersebut. Video yang tayang sesaat sebelum atau bertepatan dengan lonjakan subscriber kemungkinan besar menjadi pemicu ketertarikan audiens baru. Analisis performa setiap video potensial yang memicu lonjakan (jangan cuma lihat jumlah tayangan, tapi juga pertimbangkan watch time, likes, komentar, dan shares). Metrik engagement ini membantu kamu melihat konten mana yang benar-benar beresonansi dan mendorong penonton untuk subscribe.

Saat membandingkan kedua channel, amati apakah lonjakan pertumbuhan mereka dipicu oleh jenis konten yang mirip atau strategi yang berbeda—mungkin ada satu channel yang terbantu oleh topik viral, sementara satunya tumbuh lewat video informatif yang selalu relevan. Agar perbandingan adil, normalisasi temuanmu berdasarkan ukuran masing-masing channel (lihat berapa subscriber baru yang dihasilkan suatu video dibandingkan jumlah penontonnya, atau terhadap audiens channel saat ini). Cara ini memudahkanmu melihat channel mana yang lebih efektif mengubah penonton menjadi subscriber, terlepas dari jumlah subscriber awalnya.

Alat analisis social media seperti Socialinsider bisa memudahkanmu dengan mengotomatisasi banyak proses ini. Dengan mudah kamu bisa menampilkan garis waktu pertumbuhan subscriber di atas data upload video, sehingga lonjakan pertumbuhan langsung terlihat cocok dengan konten tertentu. Dengan teliti melacak video penyebab lonjakan subscriber dan memahami pola di kedua channel, kamu mendapatkan insights jelas dan actionable tentang apa yang mendorong pertumbuhan berarti dan strategi konten mana yang paling berdampak membangun audiens loyal di YouTube.

Bagaimana cara membandingkan performa Shorts antara dua channel (tampilan, retensi, subscriber yang didapat)?

Untuk membandingkan performa Shorts, fokuslah pada pengumpulan metrik spesifik untuk semua video Shorts yang dipublikasikan di setiap channel: total dan rata-rata tampilan per Short, tingkat retensi audiens, serta jumlah subscriber yang didapat langsung dari konten Shorts. Dengan menganalisis titik data penting ini, kamu bisa menilai tidak hanya reach keseluruhan Shorts di setiap channel, tapi juga seberapa menarik dan efektif Shorts untuk mendorong pertumbuhan audiens.

Untuk perbandingan lebih mendalam, analisis tren baik dalam angka absolut maupun rasio yang sudah dinormalisasi—misalnya tampilan per Short dan subscriber yang didapat per 1.000 tampilan. Perhatikan khusus pada retensi audiens; retensi yang lebih tinggi menandakan Shorts mampu menarik perhatian penonton dari awal sampai akhir, yang seringkali memberikan visibilitas lebih besar di algoritma YouTube dan konversi subscriber yang lebih tinggi. Bandingkan metrik ini secara berdampingan pada kedua channel agar kamu dapat melihat dengan jelas channel mana yang secara konsisten meraih lebih banyak tampilan, menahan penonton lebih lama, dan mengubah penonton menjadi subscriber dengan rasio lebih tinggi.

Siap meningkatkan strategi social media kamu dengan insights real-time?

Dapatkan insights strategis, analisis performa social media di semua channel, bandingkan metrik dari berbagai periode, dan unduh laporan dalam hitungan detik.