YouTube Analytics Gratis

Pahami audiens target kamu agar lebih nyambung dengan orang-orang yang paling mungkin berengagement dengan brand kamu.

HBO logo

HBO

0 Pengikut

0%Engagement icon
Tingkat Engagement
601.31Likes icon
Rata-rata suka
26.34Comments icon
Rata-rata Komentar
Info icon

Top Performing Posts

Profile picture HBO
Videolike
Video iconPost image
Jayne Mansfield was a Hollywood legend. Mariska Hargitay embarks on a ... see more
Jun 3, 2025
3.0M followers
Tingkat engagement
0.221like
Profile picture HBO
Videolike
Video iconPost image
Death can make you a killing. A funeral empire built on secrets and sc... see more
May 19, 2025
3.0M followers
Tingkat engagement
0.168like
Profile picture HBO
Videolike
Video iconPost image
A scandal decades in the making in Buckeye Nation. #SurvivingOhioStat... see more
Jun 5, 2025
3.0M followers
Tingkat engagement
0.051like

Analysis

Konten logo

Konten

32
Total postingan
1.07
Rata-rata Postingan/Hari
Info icon
Engagement logo

Engagement

20K
Total Engagement Organik
627.66
Rata-rata engagement
Info icon
Tampilan logo

Tampilan

1.5M
Total tampilan
46K
Rata-rata Tampilan
Info icon

*Analisis ini hanya mempertimbangkan data dari 30 hari terakhir.

Butuh buktikan performa YouTube dengan data nyata? Coba gratis selama 14 hari dan akses data analytics YouTube untuk benchmarking, bandingkan, dan buat laporan dengan percaya diri

Coba gratis selama 14 hari

Cara analisis performa YouTube kamu dengan Socialinsider

Analytics social media dari Socialinsider memungkinkan kamu mengukur dan membandingkan performa social media dengan pesaing dan rekan industri.

Step 1

Mulai dengan membuat akun trial

Step 2

Hubungkan profil yang kamu kelola

Step 3

Pilih rentang waktu yang ingin kamu analisis

Step 4

Lihat tipe dan tema konten dengan performa terbaikmu

Media sosial

Analisis performa YouTube kamu

Analisis dan lacak metrik YouTube kamu dengan mudah. Lakukan audit, dan bandingkan dengan kompetitor YouTube pakai Socialinsider.

FAQ tentang YouTube analytics

Punya pertanyaan? Kami siap memberikan jawaban.

Mengapa click-through rate (CTR) YouTube kamu rendah, dan berapa CTR yang bagus untuk niche kamu?

Click-through rate (CTR) YouTube yang rendah biasanya disebabkan oleh thumbnail yang kurang menarik, judul yang tidak jelas atau kurang menggugah, atau konten yang tidak sesuai dengan ekspektasi audiens. Untuk meningkatkan CTR, coba gunakan thumbnail yang lebih visual dan menarik, perbaiki judul agar lebih jelas dan menggoda, serta pastikan topik video relevan dengan target penonton kamu. Pastikan juga video ditandai dan dideskripsikan dengan akurat untuk memudahkan ditemukan. Perhatikan juga posisi penayangan video kamu, karena posisi strategis di pencarian atau video yang direkomendasikan sangat memengaruhi CTR.

Mengenai CTR yang dianggap bagus, YouTube menyebutkan rata-rata channel ada di kisaran 2% sampai 10%, namun angka ideal bisa berbeda tergantung niche, ukuran channel, dan jenis konten.

Bagaimana cara meningkatkan rata-rata waktu tonton dan durasi sesi?

Untuk meningkatkan rata-rata watch time dan durasi sesi di YouTube, fokuslah membuat konten yang selalu engaging dan susun videomu agar penonton betah lebih lama dan menonton lebih banyak.

Kait penonton di detik awal, jaga tempo tetap cepat, dan hindari intro yang panjang atau pembahasan di luar topik. Gunakan alur cerita yang jelas, elemen visual, serta teknik editing yang membuat audiens tetap tertarik sepanjang video. Buat playlist, tambahkan end screen, dan sisipkan CTA yang mengarahkan penonton ke video atau playlist lain supaya durasi sesi makin panjang.

Socialinsider memudahkan kamu membandingkan performa video dengan kompetitor, membantu menemukan pola pada konten dengan performa terbaik, dan mencari strategi supaya audiens bertahan lebih lama. Pakai insights ini bersama YouTube Analytics milikmu untuk mengidentifikasi format dan topik yang sukses menarik perhatian serta menyusun ulang strategi video demi meningkatkan watch time dan retensi audiens.

Mengapa videoku tidak direkomendasikan di ‘Suggested’ atau ‘Browse’ meskipun performa di subscriber bagus?

Jika video kamu bagus di kalangan subscriber tapi tidak muncul di ‘Suggested’ atau ‘Browse’, masalahnya biasanya ada di faktor lain, bukan hanya engagement inti. Sistem rekomendasi YouTube melihat sinyal seperti rasio click-through dan retention tinggi dari penonton baru, relevansi dengan topik tren, riwayat tontonan, serta metadata (judul, deskripsi, tag) yang sesuai dengan pencarian audiens. Video yang hanya menarik bagi subscriber dan belum cocok untuk penonton yang lebih luas akan sulit muncul di feed ini.

Supaya peluangmu naik, perbaiki judul, thumbnail, dan deskripsi video agar menarik untuk khalayak luas, bukan hanya pengikut setia. Cek analytics video untuk mengetahui video mana yang menarik penonton non-subscriber dan cari polanya. Masukkan keyword relevan dan optimalkan metadata agar lebih gampang ditemukan.

Socialinsider membantumu membandingkan metrik performa dan discoverability video dengan kompetitor. Insights ini akan menunjukkan apa yang dilakukan channel sukses untuk memperluas reach di YouTube, sehingga kamu bisa adaptasi strategi konten dan metadata supaya lebih sering tampil di ‘Suggested’ dan ‘Browse’.

Bagaimana cara melihat video mana yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan atau penurunan subscriber?

Untuk mengetahui video YouTube mana yang paling berpengaruh pada pertumbuhan atau penurunan subscriber kamu, mulai dengan menggunakan YouTube Analytics untuk meninjau jumlah subscriber yang didapat dan hilang di setiap video. Temukan pola pada topik video, format, dan jadwal publikasi yang berkaitan dengan peningkatan atau penurunan jumlah subscriber.

Dengan Socialinsider, kamu juga bisa memantau tren pertumbuhan follower dari waktu ke waktu. Insights ini membantu kamu mengenali tipe konten dan strategi yang paling efektif mendorong pertumbuhan subscriber dan engagement, serta menyoroti video mana saja yang berpotensi menyebabkan penurunan audiens.

Siap tingkatkan strategi social media kamu dengan insights real-time?

Dapatkan wawasan strategis. Analisis performa sosial di semua channel. Bandingkan metrik dari periode berbeda dan unduh laporan hanya dalam hitungan detik.